Jumlah Peserta Mudik Gratis Bersama BUMN PJT Naik 20 Persen
Ekonomi Bersama BUMN, Jumlah Peserta, Mudik GratisJumlah Peserta Mudik Gratis Bersama BUMN PJT Naik 20 Persen Program Mudik Bersama Badan Usaha Milik Negara yang diselenggarakan oleh Perusahaan Umum Jasa Tirta (PJT) I pada Hari Raya Idulfitri 1446 H atau tahun 2025 menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah peserta.
Menurut data resmi yang disampaikan oleh Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat, jumlah masyarakat yang turut serta dalam program mudik tahun ini mencapai 325 orang, atau mengalami pertumbuhan sebesar 20 persen dibandingkan jumlah peserta pada tahun 2024 yang tercatat sebanyak 270 orang.
Dalam keterangannya di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (28/3/2025), Fahmi menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat terhadap program mudik gratis ini. Ia menegaskan bahwa peningkatan partisipasi tidak terlepas dari efektivitas kegiatan sosialisasi yang dilakukan secara menyeluruh serta penambahan rute perjalanan baru yang lebih bervariasi.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Program Mudik Bersama BUMN tahun ini berlangsung dengan lancar. Terjadi peningkatan jumlah peserta yang mendaftar dibandingkan tahun lalu. Pada tahun 2025, total pemudik yang kami fasilitasi mencapai 325 orang, dengan keberangkatan yang tersebar dari dua kota utama, yakni Malang dan Jakarta,” ungkap Fahmi.
Jumlah Peserta Mudik Gratis Bersama BUMN
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pada tahun ini, peserta diberangkatkan melalui delapan rute perjalanan, yaitu Jakarta–Malang, Malang–Banyuwangi, Malang–Trenggalek, Malang–Jakarta, Malang–Semarang via jalan tol, Malang–Semarang via jalur non-tol, Malang–Purwokerto, serta satu rute tambahan yang baru dibuka, yakni Malang–Cirebon–Bandung melalui jalan tol.
Fahmi menyebutkan bahwa peningkatan rute ini merupakan bentuk dari komitmen PJT I dalam memperluas jangkauan layanan sosial kepada masyarakat, terutama dalam mendukung tradisi tahunan mudik Lebaran yang menjadi bagian penting dari budaya masyarakat Indonesia.
“Melihat besarnya antusiasme masyarakat, kami tengah mempertimbangkan penambahan rute baru untuk program mudik tahun depan. Apalagi, dengan bertambahnya wilayah kerja kami di empat wilayah sungai baru pada tahun 2025 ini, kami optimistis dapat memperluas jangkauan destinasi mudik, termasuk ke wilayah seperti Bali,” kata Fahmi.
Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik, PJT I turut menyediakan berbagai fasilitas pendukung. Para peserta mendapatkan paket konsumsi lengkap, termasuk makanan ringan dan nasi kotak, terutama untuk mengantisipasi kondisi peserta yang tidak dapat menjalankan ibadah puasa selama perjalanan.
Tidak hanya itu, para pemudik juga menerima goodie bag berisi perlengkapan pribadi dan alat kesehatan dasar seperti masker dan hand sanitizer.
Keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program ini. Oleh karena itu, PJT I melibatkan tenaga medis internal untuk melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh terhadap para pengemudi bus sebelum pemberangkatan. Langkah ini bertujuan memastikan bahwa seluruh kru dalam kondisi prima dan siap mengantarkan peserta ke kampung halaman masing-masing dengan selamat.
“Seluruh pengemudi kami pastikan menjalani tes kesehatan dan pemeriksaan vitalitas oleh dokter dari perusahaan. Kami ingin memastikan bahwa faktor keselamatan tidak diabaikan dalam program ini,” jelas Fahmi.
Bersama BUMN PJT Naik 20 Persen
Untuk meningkatkan semangat kebersamaan dan memberikan pengalaman menyenangkan selama perjalanan, panitia juga menyelenggarakan pengundian hadiah bagi para peserta. Hadiah yang disediakan bervariasi, mulai dari peralatan rumah tangga hingga doorprize menarik lainnya, yang diundi selama perjalanan berlangsung.
Respons dari masyarakat terhadap program ini secara umum sangat positif. Salah satu peserta asal Jakarta, M. Fahri Hasan, menyampaikan rasa terima kasih dan kepuasannya dapat mengikuti program mudik secara gratis bersama PJT I.
“Program ini sangat membantu saya dan keluarga. Kami bisa pulang ke kampung halaman bersama-sama tanpa harus memikirkan biaya transportasi. Saya senang bisa mudik bersama orang-orang sekampung,” ujarnya.
Sementara itu, seorang peserta lanjut usia yang enggan disebutkan namanya turut memberikan apresiasi atas keberlangsungan program ini dari tahun ke tahun.
“Saya sangat bersyukur bisa ikut lagi tahun ini. Setiap tahun saya selalu menunggu program dari PJT I karena sangat membantu bagi warga seperti saya. Mudah-mudahan program ini terus ada dan bisa ditingkatkan lagi ke depannya,” ucapnya haru.
PJT I menegaskan bahwa penyelenggaraan mudik gratis ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang ditujukan untuk meringankan beban masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan transportasi selama masa mudik Lebaran. Kehadiran program ini juga sejalan dengan visi BUMN dalam mewujudkan pelayanan publik yang inklusif, aman, dan humanis.
Dengan pencapaian tahun ini, pihak PJT I berharap dapat terus memperbaiki dan mengembangkan program ini agar dapat mencakup lebih banyak wilayah, menjangkau lebih banyak peserta, serta memberikan dampak sosial yang lebih besar.
Baca Juga : Pemerintah Pastikan Pangan Aman & Terjangkau Selama Lebaran
“Kami berharap bahwa pelaksanaan program mudik bersama ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat ikatan sosial dan silaturahmi antarmasyarakat, serta memperkuat kehadiran BUMN dalam kehidupan sehari-hari rakyat Indonesia,” tutup Fahmi Hidayat.